Selamat Datang di Website Kecamatan IV Koto
Selasa, 24 Oktober 2017 - 3 Safar 1439 H

Herman, SE

Camat IV Koto

Kata Sambutan  Profil

Alamat Kontak :

-

(0752)

kec_4koto@agamkab.go.id

Potensi
Pertanian

A. Nagari Sungai Landia.

Dari keadaan penggunaan lahan di Nagari Sungai Landia dan faktor kondisi alamnya, di Nagari ini sangat memungkinkan untuk dikembangkan sector usaha seperti :

1. Pertanian Organik ( Padi, Holtikultura ).

2. Kakao ( Bibit dan Pasca Panen ).

3. Tanaman tebu ( Bibit unggul ).

4. Pasca Panen Tebu ( Peralatan pengolahan ).

B. Nagari Balingka.

Dengan kondisi alam di Nagari Balingka serta Sumber Daya Manusia yang ada, dimungkinkan sekali untuk pengembangan :

1. Tanaman Kentang Hitam Batang ( Bibit, Pasca Panen )

2. Tanaman Kopi Arabica ( Bibit, Pasca Panen ).

3. Tanaman Labu ( Bibit, Pasca Panen )

4. Tanaman Jeruk Madu ( Bibit, Pasca Panen )

5. Tanaman Markisah (Bibit, Pasca Panen )

6. Konservasi tanah dan pemanfaatan lahan tidur ( Penghijauan )

7. Pertanian Organik.

8. Pengembangan sayuran ( Wortel )

9. Tebu ( Bibit, pasca Panen )

Khusus di Nagari ini, tanaman Kentang Hitam Batang menjadi produk unggulan ( memiliki kadar air yang sangat rendah ), karena keadaan geografis dan topografis yang sangat mendukung terhadap hasil produksi yang tidak didapat di daerah lain. Mengingat kondisi alam yang berbukit dan berlembah serta mempunyai tingkat kemiringan lebih tinggi, di Nagari ini sangat dibutuhkan sarana jalan usaha tani untuk membuka akses terhadap lahan perkebunan dan lahan tidur yang masih belum termanfaatkan secara optimal.

C. Nagari Koto Tuo.

Pada Nagari Koto Tuo, sangat diharapkan untuk pengembangan sektor usaha :

1. Pertanian Organik.

2. Pengembangan tanaman sayuran ( Wortel )

3. Konservasi dan penanaman tanaman holtikultura.

Dengan kondisi alam dan tanah yang sangat mendukung di Nagari Koto Tuo, maka hasil sayuran wortel yang diproduksi di Nagari ini mempunyai spesifikasi mutu, warna dan ukuran jauh lebih baik dari hasil produksi daerah lainnya. Untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat di bidang pertanian, di Nagari ini perlu sekali pengadaan jalan usaha tani, terutama di Jorong Kapalo Koto dan Koto Tinggi.

D. Nagari Koto Gadang.

Pengembangan usaha yang sangat potensial di Nagari Koto Gadang, terutama di Jorong Sutijo adalah :

1. Tanaman Ubi Kayu ( Bibit, Pasca Panen )

2. Tanaman Pisang ( Bibit )

Sebagai penunjang hal tersebut diatas, sangat diharapkan sekali pembangunan jalan usaha tani di Jorong Sutijo.

E. Nagari Sianok VI Suku.

Sektor usaha yang memungkinkan untuk dikembangkan di Nagari Sianok VI Suku antara lain :

1. Pemanfaatan lahan tidur dan lahan perkebunan rakyat untuk tanaman Kakao (Bibit dan Pasca Panen).

2. Pengembangan tanaman padi tanam sabatang.

Mengingat kondisi alam yang berupa bukit dan lembah, maka masyarakat sangat membutuhkan sarana jalan usaha tani.

F. Nagari Guguak Tabek Sarojo.

Sektor pertanian di Nagari Guguak Tabek Sarojo adalah Padi Sawah. Untuk mengembangkan sektor usaha tersebut, sangat dibutuhkan adalah perbaikan jaringan irigasi ( JITUT ).

G. Nagari Koto Panjang.

Nagari Koto Panjang sangat memungkinkan untuk pengembangan usaha :

1. Tanaman Kakao ( Bibit, Pasca Panen ).

2. Tanaman Pisang ( Bibit, Pasca Panen ).

Berbagai jenis tanaman sayuran yang dibudidayakan di Kecamatan IV Koto diantaranya wortel, sayur, terung cabe, kentang, bawang daun, bawang merah, dan lain-lain